Universitas Terbuka Evaluasi Mutu dan Tata Kelola Lewat RTM 2026

by -12 Views
banner 468x60


Universitas Terbuka menggelar rapat tahunan manajemen 2026 untuk mengevaluasi mutu dan tata kelola.

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Universitas Terbuka memperkuat evaluasi mutu dan tata kelola melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2026. Forum ini digelar untuk memastikan kualitas pendidikan tetap konsisten di tengah perubahan cepat sektor pendidikan tinggi.

Evaluasi dilakukan untuk menutup kesenjangan antara kebijakan dan implementasi di lapangan. Kegiatan yang berlangsung pada 13–16 April 2026 di Surabaya ini diikuti 259 peserta dari jajaran pimpinan pusat hingga daerah. Forum ini membahas capaian kinerja akademik dan nonakademik, serta menelaah hasil asesmen mutu internal dan manajemen risiko.



Sekretaris Universitas Terbuka Kurnia Endah Riana mengatakan, RTM menjadi ruang evaluasi strategis untuk memastikan efektivitas tata kelola. Ia menekankan pentingnya konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan di lapangan dalam membangun reputasi akademik.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada empat aspek utama, yakni tata kelola, kualitas akademik, layanan pembelajaran jarak jauh, dan daya jangkau. Diskusi dilakukan untuk mengidentifikasi kendala operasional serta merumuskan rekomendasi berbasis data.

Universitas Terbuka juga menghadirkan perspektif eksternal, termasuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk memperkuat aspek integritas. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam sistem pendidikan.

Rektor Universitas Terbuka Ali Muktiyanto mengatakan, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai penyedia pendidikan jarak jauh. Ia menilai evaluasi menyeluruh diperlukan agar institusi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, jangkauan Universitas Terbuka yang luas menjadi modal utama untuk memperluas akses pendidikan. Karena itu, penguatan ekosistem pembelajaran digital dinilai penting agar layanan tetap merata hingga ke wilayah terluar.

Universitas Terbuka menilai RTM tidak hanya menjadi agenda evaluasi tahunan, tetapi juga dasar pengambilan kebijakan ke depan. Langkah ini diharapkan mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperluas akses bagi masyarakat.


Advertisement

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.