banner 468x60

Dwi ajak masyarakat mulai mengubah gaya hidup selagi kondisi tubuh masih sehat. Sumber:dok BPJS KesehatanSURABAYA – Sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kasus penyakit kronis, BPJS Kesehatan mewujudkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Program ini merupakan salah satu strategi dalam memantau dan mengendalikan kondisi kesehatan peserta JKN, khususnya bagi penderita penyakit kronis. Dwi Purwanti (56), salah satu peserta JKN yang menderita diabetes melitus tipe dua, mengaku sangat terbantu setelah bergabung dalam program tersebut.“Pada tahun 2021, saya didiagnosis menderita diabetes melitus tipe dua. Beruntung, saat itu saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN melalui perusahaan tempat saya bekerja. Sejak saat itu, saya rutin memanfaatkan layanan JKN untuk berobat dan memeriksakan kesehatan setiap bulan, termasuk menerima suntikan insulin agar kadar gula darah tetap terkontrol. Selain itu, dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) juga menganjurkan saya untuk mengikuti Prolanis,” ujar Dwi di Surabaya, Selasa (21/10).Dwi menjelaskan bahwa dirinya diajak bergabung dalam klub Prolanis agar fasilitas kesehatan dapat memantau kondisi kesehatannya secara berkala. Melalui program ini, ia dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan setidaknya satu kali setiap bulan.

No More Posts Available.

No more pages to load.