
Jakarta, CNN Indonesia —
Presiden Prabowo Subianto melakukan uji coba Kereta Api Nusantara Explorer dari Stasiun Semarang Tawang menuju Batang, Jawa Tengah.
Usai meresmikan hasil renovasi tahap pertama Stasiun Tawang, Prabowo kemudian berjalan peron untuk naik Nusantara Explorer. Prabowo juga sempat menyapa awak media.
Ia menyampaikan ini merupakan pengalaman pertamanya naik Nusantara Explorer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pertama kali ini. Ini pertama kali mau naik,” kata Prabowo.
Prabowo bahkan sempat berkelakar kepada awak media untuk membayar jika ingin ikut naik ke Nusantara Explorer.
“Silahkan. Silahkan ya. Tapi bayar ya. Ayo,” kelakar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan Nusantara Explorer ini guna mendukung pariwisata Indonesia.
Ia menyebut sektor pariwisata merupakan salah satu sektor penting di Indonesia. Ia meminta seluruh jajarannya agar kereta api Indonesia dapat berkembang dengan pesat.
Prabowo menargetkan sehabis ini pemerintah akan melanjutkan proyek
Trans-Sumatra Railway.
“Habis Trans-Sumatra nanti Trans-Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai,” ujar dia.
Melalui unggahan di Instagramnya, KAI menyampaikan The Nusantara Explorer merupakan hasil pengembangan dan modifikasi pekerja KAI yang prosesnya dipusatkan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Konsep kabin tidur dalam kereta ini akan terbagi menjadi tiga kategori, yakni Signature Class, Advanced Class, dan Compact Class.
KAI menjelaskan The Nusantara Explorer ini dikembangkan sebagai Luxury Sleeper Train yang memadukan ruang istirahat privat, kuliner, hiburan, hingga pengalaman menikmati lanskap perjalanan.
The Nusantara Explorer juga dirancang memiliki Grand Restaurant dan Lounge
“Dengan konsep kursi santai, bar, fasilitas hiburan, piano, sistem audio, serta jendela untuk menikmati pemandangan selama perjalanan,” tulis KAI.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin menyebut kehadiran kereta ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan.
“The Nusantara Explorer menunjukkan kemampuan insan KAI dalam mengembangkan sarana melalui kompetensi yang terus dibangun di Balai Yasa Surabaya Gubeng,” ucap Bobby.
(mnf/fra)







