banner 468x60

BI Jatim perkirakan penjualan eceran di Surabaya meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memproyeksikan peningkatan penjualan eceran di Surabaya pada Maret 2026. Prediksi ini berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang menunjukkan kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat baik secara tahunan maupun bulanan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menyatakan bahwa nilai Indeks Penjualan Riil (IPR) diproyeksikan mencapai 525,2, tumbuh 13,6 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 13,2 persen (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pertumbuhan Per SektorMenurut Ibrahim, peningkatan kinerja penjualan terutama dipicu oleh Kelompok Suku Cadang dan Aksesori serta Kelompok Barang Lainnya, khususnya subkelompok sandang. Selain itu, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor juga mengalami perbaikan, meski masih dalam fase kontraksi. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tetap mencatatkan pertumbuhan positif.

No More Posts Available.

No more pages to load.