InJourney Siagakan 14 Bandara untuk Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026

by -11 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkuat kesiapan fasilitas dan layanan di 14 bandara guna mendukung kelancaran kepulangan Jamaah haji selama periode 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

banner 336x280

“Pelayanan semaksimal mungkin di bandara menjadi titik penting dalam proses pemulangan Jamaah haji,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/6/2026).

InJourney Airports memusatkan perhatian pada fase pemulangan lebih dari 200 ribu Jamaah haji dengan memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar di seluruh bandara yang melayani penerbangan haji tahun ini.

Kesiapan tersebut mencakup personel, fasilitas, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan kepada Jamaah dapat berlangsung cepat, tepat, dan mulus (seamless).

Menurut Pahlevi, perhatian khusus diberikan karena para Jamaah baru saja menempuh perjalanan panjang setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Selain menjalani aktivitas ibadah yang padat, Jamaah juga harus menempuh penerbangan selama sekitar 10 hingga 12 jam sebelum tiba kembali di Indonesia.

Karena itu, bandara berupaya menghadirkan proses kedatangan yang mulus mulai dari pengaturan slot waktu penerbangan (slot time), penggunaan jalur pergerakan pesawat (taxiway), penempatan parkir pesawat, hingga pengantaran Jamaah menggunakan bus menuju asrama haji.

Pahlevi menjelaskan alur kedatangan Jamaah di setiap bandara disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi operasional masing-masing lokasi agar pelayanan dapat berjalan optimal.

Penyusunan alur tersebut telah dibahas bersama berbagai pihak terkait, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), InJourney Airports, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Karantina, Imigrasi, hingga Bea dan Cukai.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, layanan kepulangan Jamaah haji dipusatkan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Terminal tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan Jamaah serta memastikan proses kedatangan tidak bercampur dengan arus penumpang penerbangan reguler.

Sementara itu, keluarga yang ingin menjemput Jamaah haji yang tiba di seluruh bandara dapat melakukannya melalui asrama haji yang telah ditentukan.

Selain itu, seluruh 14 bandara dipastikan memiliki fasilitas ramah lansia dan disabilitas. Staf bandara ditempatkan di berbagai titik pelayanan untuk memberikan asistensi, didukung petugas khusus yang membantu kebutuhan seperti penggunaan kursi roda serta fasilitas kesehatan bagi Jamaah yang memerlukan penanganan selama berada di bandara.

“Di bandara juga terdapat fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada Jamaah haji yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun bandara yang melayani fase pemulangan Jamaah haji pada 1 Juni hingga 1 Juli 2026 meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Kertajati Majalengka, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Hang Nadim Batam, dan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin.

Selain itu, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Kualanamu Deli Serdang, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, serta Bandara Minangkabau Padang.

 

sumber : Antara

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.