Kebumen Tak Lagi Sekadar Kota Singgah: Kunjungan Wisata Melonjak, Alam Selatan Jadi Magnet Baru

by -17 Views
banner 468x60

Pertumbuhan jumlah kunjungan ini tidak hanya mencerminkan daya tarik alam, tetapi juga perubahan perilaku wisatawan yang semakin mencari pengalaman alam dan budaya yang berbeda. Kebumen menawarkan kombinasi unik: dari pantai bertebing yang dramatis, gua kapur alami, hingga waduk yang tenang, semua bisa dijangkau dalam waktu kurang dari satu jam dari pusat kota.

Selama beberapa tahun terakhir, Kebumen berubah dari sekadar kota transit di jalur selatan Jawa menjadi tujuan wisata yang mulai serius dilirik pelancong domestik. Tren itu terlihat dari data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen: hingga **Agustus 2025, perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) ke Kebumen mencapai sekitar 2,77 juta kunjungan. Angka ini menunjukkan pergerakan wisata yang kuat di luar kota besar dan daerah tradisional sumber wisata seperti Yogyakarta atau Banyumas.

banner 336x280

Pertumbuhan jumlah kunjungan ini tidak hanya mencerminkan daya tarik alam, tetapi juga perubahan perilaku wisatawan yang semakin mencari pengalaman alam dan budaya yang berbeda. Kebumen menawarkan kombinasi unik: dari pantai bertebing yang dramatis, gua kapur alami, hingga waduk yang tenang, semua bisa dijangkau dalam waktu kurang dari satu jam dari pusat kota.

Dalam konteks ini, faktor akomodasi dan lokasi hotel menjadi penentu kenyamanan perjalanan. Hotel dengan posisi strategis sangat penting untuk memaksimalkan waktu wisatawan. Salah satu yang mendapatkan keuntungan dari dinamika ini adalah Mexolie Hotel Kebumen, yang berada di pusat kota dengan akses langsung ke jalur utama menuju destinasi unggulan selatan dan barat. Wisatawan yang menginap di sini bisa merencanakan tur harian tanpa repot berpindah penginapan berkali-kali.

Berikut lima destinasi yang menjadi wajah baru Kebumen.

Pantai Menganti: Ikon Baru Pesisir Selatan

Pantai Menganti di Kecamatan Ayah menjadi magnet utama wisatawan di Kebumen. Tebing hijau yang menghadap langsung ke Samudra Hindia, kombinasi pasir dan ombak yang dramatis, serta ornamentasi lokasi wisata yang terus berkembang membuat pantai ini semakin sering muncul sebagai tujuan utama. Pengunjung bisa menikmati sunrise pagi atau sunset sore, dengan latar suara ombak yang tenang.

Jaraknya sekitar 40–50 kilometer dari pusat kota, atau sekitar satu jam perjalanan dari Mexolie Hotel Kebumen.

Goa Jatijajar: Gabungan Alam dan Legenda

Tak jauh dari Menganti, Goa Jatijajar menyajikan pengalaman eksplorasi gua kapur yang sudah terbentuk ribuan tahun. Formasi stalaktit dan stalagmit yang memukau dipadu cerita legenda lokal, seperti kisah Raden Kamandaka atau Lutung Kasarung, menciptakan kombinasi edukasi dan pengalaman turistik yang kental.

Lokasinya mudah diakses dari pusat kota, sekitar 45 menit dari Mexolie Hotel Kebumen, dan menjadi favorit keluarga serta rombongan sekolah.

Pantai Suwuk: Alternatif Pantai Dekat Pusat Kota

Pantai Suwuk menjadi opsi menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pesisir tanpa perjalanan jauh. Hanya sekitar 20 kilometer dari pusat kota, pantai dengan hamparan pasir luas ini populer di kalangan wisatawan keluarga. Di area yang sama, tersedia juga taman rekreasi yang memperluas pengalaman wisata.

Kedekatannya memperkuat daya tarik hotel pusat kota seperti Mexolie sebagai titik awal eksplorasi. 

Bukit Hud Karangbolong: Panorama Laut dari Atas

Bukit Hud Karangbolong menawarkan sudut pandang berbeda dalam menikmati laut selatan. Tempat ini kian populer di kalangan pecinta fotografi lanskap dan pencari suasana senja yang romantis. Dari puncaknya, garis laut tampak luas tanpa batas, memberi pengalaman visual yang kuat. 

Waduk Sempor: Ruang Relaksasi di Alam Terbuka

Berbeda dengan pantai dan gua, Waduk Sempor di sisi barat Kebumen menawarkan ketenangan yang lebih. Air yang tenang, perbukitan hijau, dan udara sejuk membuatnya menjadi tempat ideal untuk piknik, memancing, atau sekadar bersantai. Lokasinya hanya sekitar 30 menit dari pusat kota dan mudah dijangkau dari Mexolie Hotel Kebumen. 

Hotel Strategis dan Pola Baru Wisata Kebumen

Pertumbuhan kunjungan wisatawan ini berdampak nyata pada industri perhotelan lokal. Data BPS menunjukkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kebumen pada Agustus 2025 mencapai 30,62 persen, dengan hotel bintang mencatat 52,65 persen dan hotel non-bintang mencatat 23,55 persen. Rata-rata lama menginap sekitar 1,13 malam. 

Angka-angka ini mencerminkan perubahan pola wisatawan: mereka tidak sekadar mampir, tetapi memilih menginap beberapa malam untuk benar-benar menjelajah ragam destinasi. Dalam konteks itu, hotel yang punya akses strategis ke rute wisata utama punya keunggulan kompetitif.

Mexolie Hotel Kebumen, dengan lokasi di pusat kota, berada di jalur penghubung ke Pantai Menganti, Goa Jatijajar, Pantai Suwuk, Bukit Hud Karangbolong, dan Waduk Sempor. Posisi ini memberi wisatawan fleksibilitas dalam merancang itinerary harian tanpa buang waktu di perjalanan. 

Kebumen: Destinasi yang Mulai Dipercaya

Meski belum sepopuler Yogyakarta atau daerah wisata mainstream lain di Jawa Tengah, Kebumen kini menunjukkan pertumbuhan kunjungan yang signifikan. Alamnya masih relatif alami, destinasi tumbuh organik, dan pengalaman wisatanya terasa lebih personal. Tren ini memberi peluang baru bagi ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, kuliner, hingga wisata berbasis komunitas.

Di tengah dinamika tersebut, lokasi hotel menjadi bagian integral dari pengalaman wisata, bukan sekadar tempat bermalam. Dan Kebumen, dengan kekayaan alamnya, kini berdiri di garis depan proposisi wisata alternatif di Indonesia.

banner 336x280

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.