Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail

by -34 Views

Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, minat masyarakat terhadap layanan distribusi barang menunjukkan tren yang positif. Peningkatan aktivitas tersebut telah terlihat sejak pekan pertama menjelang puasa, khususnya pada pengiriman retail yang didominasi kebutuhan konsumsi serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Layanan
pengiriman retail milik KAI Logistik, KALOG Express, mencatat pertumbuhan
sebesar 16% dibandingkan rerata harian normal pada periode 18–23 Februari 2026.
Dalam enam hari tersebut, volume pengiriman mencapai 62.397 barang atau
rata-rata 10.399 barang per hari, melampaui capaian reguler yang berada di
kisaran 8.971 barang per hari.

Manager
Marketing & Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, mengungkapkan bahwa
tren ini sudah mulai terlihat bahkan sebelum hari pertama puasa. “Komoditas
yang dikirim didominasi oleh paket retail dengan kontribusi sebesar 89% atau
sebanyak 55.796 paket dari total pengiriman. Selain itu, tercatat pengiriman
hewan sebanyak 3.541 ekor, 2.133 koli sepeda motor, serta 927 barang lainnya
sejumlah. Variasi ini mencerminkan kebutuhan masyarakat yang
semakin beragam selama periode Ramadhan,” jelas Ayi.

Perseroan memproyeksikan pergerakan distribusi akan terus
meningkat hingga mendekati puncak arus Lebaran. Aktivitas belanja masyarakat
terhadap bahan makanan, busana muslim, kue khas hari raya, serta berbagai
kebutuhan lainnya menjadi katalis yang mendorong perputaran logistik nasional
sekaligus memperkuat kontribusi sektor UMKM di berbagai wilayah.

Tren pertumbuhan juga selaras pada layanan berbasis
digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX yang mencatat kenaikan sekitar 17%
dibandingkan pada hari normal. Kehadiran platform ini semakin relevan
dengan preferensi pelanggan yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan
efisiensi, terutama selama menjalankan ibadah puasa.

Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan
pemesanan pengiriman barang tanpa perlu mengunjungi service point. Sistem
terintegrasi memungkinkan pengguna mengakses informasi tarif secara real
time,
menemukan titik layanan terdekat, memanfaatkan fasilitas penjemputan
barang, real time tracking mehingga melakukan pembayaran non-tunai.
Digitalisasi ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin tetap
produktif tanpa harus bepergian di tengah aktivitas Ramadan.

Selain itu, penguatan layanan didukung oleh jaringan
lebih dari 280 titik Service Point yang tersebar di Jawa, Bali, dan
Sumatera, kapasitas angkut hingga 300 kilogram, serta fleksibilitas pengiriman
berbagai komoditas mulai dari dokumen, paket, sepeda, hingga sepeda motor.
Dengan kesiapan operasional tersebut, perusahaan memastikan kelancaran
distribusi di berbagai daerah.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang adaptif dan
andal untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama Ramadhan. Dengan dukungan
jaringan yang luas, optimalisasi operasional dan inovasi digital yang telah
dilakukan, kami optimis dapat menjaga kualitas layanan serta memberikan
pengalaman pengiriman yang semakin mudah dan tepercaya bagi pelanggan,” tutup
Ayi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES