surabayakini.com

banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Dukungan terhadap usulan untuk menetapkan KH Abbas Abdul Jamil dari Pondok Pesantren Buntet Cirebon menjadi Pahlawan Nasional, terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Nusron Wahid.
“Saya, kita semua mendukung kalau Pak Kyai Abbas ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” ujar Nusron, saat menghadiri Haul Al Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (2/8/2025).
Nusron menyatakan, Kyai Abbas memiliki peran yang sangat besar. Tak hanya berkontribusi dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Kyai Abbas juga menata dan membimbing umat.
“Secara fisik kontributif, secara material kontributif, dan secara pendidikan juga kontributif. Tinggal nanti tim dari pemerintah yang memutuskan,” tukas Nusron.
Seperti diketahui, KH Abbas Abdul Jamil asal Buntet Pesantren, merupakan komandan pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Ulama yang berjuluk ‘Singa dari Jawa Barat’ itu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dalam pertempuran yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan tersebut.

Petugas kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir memeriksa kondisi gerbong yang mengalami anjlok di petak emplasemen Stasiun Pegaden Baru (PGB) wilayah Daop 3 Cirebon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025). Kereta Api Argo Bromo Anggrek Surabaya-Gambir Jakarta anjlok di perlintasan Pegaden Baru. Insiden tersebut terjadi pukul 15.47 WIB di emplasemen Stasiun Pegaden Baru dan menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api khususnya pada jalur hulu dan hilir lintas utara antara Jakarta-Cirebon. Semua penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.

No More Posts Available.

No more pages to load.