
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, pada dua hari pertama masa keberangkatan long weekend, jumlah pelanggan terus berada di atas 196 ribu per hari. Pada Rabu, 13 Mei 2026, KAI melayani 196.370 pelanggan, kemudian meningkat pada Kamis, 14 Mei 2026 menjadi 197.333 pelanggan.
“Secara total, selama dua hari pertama keberangkatan, KAI telah melayani 393.703 pelanggan baik KA Jarak Jauh maupun KA Lokal yang dikelola KAI,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Anne menyampaikan secara kumulatif penjualan tiket KAI untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 telah mencapai 778.318 tiket hingga Jumat, 15 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang terus berlangsung melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, dan berbagai kanal resmi lainnya.
“Tingginya mobilitas masyarakat pada awal long weekend menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak menengah dan jauh,” ucap Anne.
Anne menyampaikan pola perjalanan selama long weekend memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kota-kota wisata dan daerah dengan aktivitas sosial yang tinggi. Ia menyebut kereta api menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang lebih efisien, nyaman, dan terhubung langsung dengan berbagai kota tujuan.
“KAI juga mencatat sejumlah relasi favorit pelanggan selama periode long weekend,” sambung Anne.
Ane mengatakan relasi menuju Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya menjadi yang paling diminati karena terhubung langsung dengan kawasan wisata, pusat kuliner, kawasan bersejarah, hingga sentra ekonomi kreatif yang ramai dikunjungi saat libur panjang. Dia menyampaikan perjalanan dari dan menuju Yogyakarta menjadi pilihan banyak pelanggan untuk menikmati kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga berbagai destinasi alam di sekitarnya.
Sementara Bandung tetap diminati melalui wisata kuliner, udara sejuk kawasan pegunungan, serta aktivitas ekonomi kreatif yang berkembang pesat. Anne mengatakan relasi menuju Semarang juga ramai karena terhubung dengan kawasan Kota Lama, wisata sejarah, dan pusat perdagangan di Jawa Tengah.
“Peningkatan mobilitas pelanggan selama libur panjang turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah,” kata Anne.
Berikut 10 relasi dengan volume keberangkatan tertinggi sementara selama periode long weekend:
1. Yogyakarta – Gambir: 11.410 pelanggan
2. Gambir – Yogyakarta: 10.583 pelanggan
3. Lempuyangan – Pasarsenen: 9.379 pelanggan
4. Semarang Tawang – Gambir: 7.826 pelanggan
5. Bandung – Gambir: 7.669 pelanggan
6. Pasarsenen – Lempuyangan: 7.524 pelanggan
7. Gambir – Semarang Tawang: 7.156 pelanggan
8. Gambir – Bandung: 6.560 pelanggan
9. Yogyakarta – Surabaya Gubeng: 6.138 pelanggan
10. Yogyakarta – Bandung: 5.861 pelanggan.








