SPSL Libatkan Peternak Lokal dalam Penyaluran Hewan Kurban

by -10 Views

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) Group menyalurkan 49 hewan kurban ke sejumlah daerah menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan kurban tersebut juga melibatkan peternak lokal untuk mendukung perputaran ekonomi ternak di dalam negeri.

Program kurban itu menjangkau sejumlah wilayah operasional perusahaan seperti Jakarta, Bekasi, Semarang, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Ambon, Makassar, hingga Belawan. Penyaluran dilakukan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pelindo Berbagi Qurban 2026.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dewi Fitriyani mengatakan, hewan kurban yang disalurkan berasal dari peternak lokal dan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan.

“Melalui program Pelindo Berbagi Qurban tahun 2026, kami ingin momentum Idul Adha memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peternak lokal. Hewan kurban yang disalurkan berasal dari peternak dalam negeri dan telah melalui proses verifikasi secara ketat,” kata Dewi, Selasa (26/5/2026).

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan mulai dari identifikasi ternak hingga pengecekan kesehatan untuk memastikan hewan terbebas dari penyakit seperti PMK, lumpy skin disease (LSD), antraks, dan cacingan.

SPSL Group juga melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh masyarakat, dan sejumlah pihak di wilayah operasional perusahaan untuk membantu distribusi hewan kurban agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Mariam, salah satu warga penerima manfaat di sekitar wilayah operasional perusahaan, mengaku terbantu dengan program tersebut.

Dampak program tersebut juga dirasakan peternak lokal. Lukman dari CV Sumber Guna Keluarga mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penggunaan ternak lokal membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak.

“Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program kurban seperti ini juga sangat berarti bagi peternak lokal karena membuka peluang usaha dan menggerakkan roda ekonomi,” kata Lukman.

Sebagai subholding BUMN kepelabuhanan, SPSL Group menyatakan program sosial di wilayah operasional perusahaan akan terus dijalankan, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal.