Susuri Jalur Darat Surabaya–Banyuwangi, Menhub Pastikan Kesiapan Nataru

by -18 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jawa Timur dengan menyusuri jalur darat dari Surabaya hingga Banyuwangi. Dalam kunjungan ini, Dudy melakukan pengecekan kesiapan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi untuk difungsikan beroperasi pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Menhub juga melakukan peninjauan pada cikal bakal rest area Tol Piton.

banner 336x280

“Kami ingin memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi Nataru 2025/2026 di Jawa Timur, khususnya lintas Surabaya-Banyuwangi. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian PU sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jalan tol ini pada saat libur Nataru,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (17/12/2025).



Di Banyuwangi, Dudy mematangkan kesiapan angkutan Nataru di kawasan penyeberangan Banyuwangi, Jawa Timur, dengan memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Ketapang. Dudy menyebut libur Natal dan Tahun Baru selalu diikuti peningkatan pergerakan orang dan barang, termasuk angkutan penyeberangan, sehingga tekanan terhadap kapasitas layanan, keselamatan, dan keandalan operasional meningkat signifikan.

“Oleh karena itu, penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan di lapangan menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Dudy.

Dudy mengingatkan agar fokus persiapan angkutan Nataru di kawasan Banyuwangi, khususnya penyeberangan, diarahkan untuk menjaga kelancaran arus penumpang dan logistik, sekaligus memastikan layanan penyeberangan tetap aman dan andal pada periode puncak libur akhir tahun. Dudy menyampaikan kesiapan sarana dan prasarana, penegakan standar pelayanan minimum, keandalan armada yang laik laut, kesiapan dermaga dan pelabuhan, serta profesionalisme awak kapal dan petugas lapangan merupakan faktor-faktor kunci yang harus dipastikan bersama.

“Semua ini menuntut perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang solid,” ungkapnya.

Dudy turut mengingatkan agar seluruh pihak senantiasa siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko, dengan perhatian khusus pada empat aspek utama, yakni keselamatan dan keamanan pelayaran, kesiapan infrastruktur, keandalan operasional, serta mitigasi terhadap cuaca ekstrem dan kondisi darurat lainnya.

“Saya ingin menegaskan keselamatan tidak pernah boleh menjadi kompromi. Seperti yang saya sampaikan di setiap kesempatan, keselamatan bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan yang serius dan pelaksanaan yang disiplin,” tegas Dudy.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan pihak pemerintah daerah siap memberikan dukungan terkait penggunaan buffer zone di kawasan Banyuwangi. Hal ini dilakukan guna mengurai arus lalu lintas yang padat.

“Untuk buffer zone, kami siapkan agar masyarakat bisa parkir di tempat yang nyaman sekaligus untuk menghindari kemacetan di Pantura. Dalam rangka memperlancar akses menuju pelabuhan, bandara, dan stasiun, kami juga telah mempersiapkan posko-posko di sekitar area kemacetan,” ujar Ipuk.

General Manager PT ASDP Ketapang Ardhy Ekapati menyampaikan prediksi puncak pergerakan pada libur Natal 2025 akan terjadi pada 21–23 Desember 2025. Sementara puncak pergerakan pada libur Tahun Baru 2026 diperkirakan terjadi pada 28–29 Desember 2025 serta 1 dan 4 Januari 2025.

“Untuk delaying system, kami telah menyiapkan lokasi buffer zone pada masing-masing pelabuhan. Pada Pelabuhan Ketapang, kami siapkan buffer zone di Grand Watu Dodol dan Terminal Sritanjung, Banyuwangi. Sementara di Pelabuhan Gilimanuk, kami telah menyiapkan buffer zone di Terminal Cargo, kawasan Cekik, dan di Terminal Bus Gilimanuk,” ucap Ardhy.

Hal lain yang juga telah dan akan dilakukan berkaitan dengan perlintasan sebidang kereta api di kawasan Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan meningkatkan pengamanan pada titik-titik perlintasan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu, akan ada penambahan marka dan peringatan serta penguatan koordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat dan Kepolisian.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.