Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

by -12 Views

Pengelolaan perkebunan skala luas memerlukan data topografi yang akurat untuk memahami kondisi kontur dan permukaan tanah. Namun, area dengan kanopi pohon yang lebat sering menjadi tantangan dalam proses pemetaan, karena metode berbasis visual tidak selalu mampu merekam permukaan tanah secara menyeluruh.

DJI Matrice 400 yang digunakan bersama sensor Zenmuse L3 menghadirkan kemampuan pemindaian LiDAR untuk menghasilkan koordinat permukaan tanah secara detail, termasuk pada area yang tertutup vegetasi rapat. Teknologi LiDAR memungkinkan pantulan sinyal mencapai permukaan tanah melalui celah kanopi, sehingga data elevasi dan kontur dapat diperoleh dengan tingkat presisi yang konsisten.

Point cloud yang dihasilkan kemudian dapat diproses menjadi model elevasi dan representasi tiga dimensi permukaan lahan. Data ini dapat digunakan sebagai dasar analisis topografi, termasuk untuk memahami arah aliran air, kondisi kontur lahan, serta perencanaan teknis lainnya sesuai kebutuhan operasional perkebunan.

Kemampuan akuisisi data di bawah kanopi menjadi salah satu nilai utama Zenmuse L3, terutama pada area dengan tutupan vegetasi tinggi yang sebelumnya sulit dipetakan secara akurat. Integrasi dengan DJI Matrice 400 juga mendukung stabilitas penerbangan dan efisiensi pengumpulan data di area yang luas.

“Data topografi yang lebih representatif mendukung industri perkebunan untuk mendapatkan gambaran kondisi lahan yang lebih komprehensif,” ujar Halo Robotics.

Penggunaan Zenmuse L3 bersama DJI Matrice 400 menunjukkan bagaimana teknologi LiDAR terus meningkatkan standar pemetaan topografi di sektor perkebunan, dengan hasil yang lebih akurat dan konsisten dibanding metode konvensional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES