Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI untuk Perkuat Daya Saing di Era Gig Economy

by -1 Views
banner 468x60

Workshop AI dan AI Clinic for Business dari Telkom AI Connect Bandung membantu talenta muda dan UMKM memanfaatkan AI secara produktif dan aplikatif.

Perkembangan gig economy yang semakin pesat menuntut talenta muda dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan cepat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menjawab tantangan tersebut, AI Center Bandung melalui pillar AI Connect menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk From Zero to Idea: AI for Content Ideation & Creative Thinking serta AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI pada Rabu, 28 Januari 2026.

banner 336x280

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Telkom AI Center Bandung pada Kuartal 1 Tahun 2026, sekaligus tindak lanjut dari inisiatif nasional Program Pelatihan Gig Economy dan AI Open Innovation Challenge yang diinisiasi oleh pemerintah untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi digital Indonesia.

Workshop AI untuk Ideasi Konten Kreatif

Workshop From Zero to Idea: AI for Content Ideation & Creative Thinking menghadirkan Rizky Fahmi Hidayat, content creator sekaligus pengelola platform edukatif @solusiremaja.id, sebagai narasumber utama. Sesi ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara praktis dalam proses pengembangan ide, penguatan kreativitas, hingga produksi konten digital yang relevan dengan kebutuhan audiens masa kini.

Sebanyak 49 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku UMKM mengikuti workshop ini dengan antusias. Kegiatan dikemas secara interaktif dan hands-on, memungkinkan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktekkan penggunaan berbagai tools AI untuk ideasi konten, pengembangan narasi, serta eksplorasi format konten digital.

Melalui pendekatan aplikatif ini, peserta diarahkan untuk mengalami transformasi kompetensi dari kondisi belum bisa menjadi bisa dan siap berkarya. Transformasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis pembuatan konten, tetapi juga perubahan cara berpikir, pola kerja, dan kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja berbasis proyek dan portofolio yang menjadi ciri utama gig economy.

AI Clinic for Business: Pendampingan Personal untuk UMKM dan Startup

Pada hari yang sama, AI Centaer Bandung juga menyelenggarakan kegiatan AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI. Masih bersama Rizky Fahmi Hidayat sebagai mentor, sesi ini menggunakan format mentoring 1-on-1 yang lebih fokus dan personal.

AI Clinic for Business diikuti oleh lima peserta dari kalangan startup dan UMKM, yaitu ASETA, GREVO, Koperasi Konsumen SMART, Dapurnisa, dan Hareudang Bandung. Masing-masing peserta membawa kebutuhan dan tantangan bisnis yang spesifik, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk pengembangan konten bisnis.

Dalam sesi konsultatif ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait strategi penggunaan AI dalam content creation, mulai dari perumusan ide yang sesuai dengan karakter brand, peningkatan efisiensi produksi konten, hingga optimalisasi konten untuk menjawab permasalahan bisnis yang dihadapi. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memanfaatkan AI secara tepat guna dan aplikatif, bukan sekadar sebagai tren teknologi.

Memperkuat Peran AI dalam Ekosistem Kreatif dan Bisnis

Sebagai kota kreatif dan pusat talenta digital, Bandung menurunkan fokus program ke Content Creation Track. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kesiapan talenta muda agar mampu memanfaatkan AI secara produktif, menghasilkan karya konten berkualitas, serta masuk ke ekosistem gig economy berbasis skill.

Program ini juga memperkuat peran Telkom sebagai AI Center of Excellence, khususnya pada pilar AI Connect dan pengembangan talenta AI berbasis solusi nyata. Melalui kolaborasi antara edukasi, praktik langsung, dan pendampingan bisnis, Telkom AI Center Bandung berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran AI yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar.

Sejalan dengan upaya tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan bahwa program AI Connect dirancang untuk memberikan dampak yang nyata bagi peserta.

“Program ini dirancang bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk membantu teman-teman memahami bagaimana teknologi, termasuk kecerdasan buatan, bisa digunakan secara nyata: untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan baru, dan memperkuat daya saing, baik sebagai individu maupun pelaku usaha,” ujar Mizan.

Mendorong Literasi AI dan Daya Saing Digital

Melalui rangkaian kegiatan AI Connect ini, diharapkan terjadi peningkatan literasi AI di kalangan generasi muda dan pelaku usaha. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka wawasan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing di tengah ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.

Ke depan, AI Center Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan talenta dan UMKM yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada solusi, guna mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

banner 336x280

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.