Proses uji penyerapan air paving porousSEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan paving porous berbasis fly ash sebagai solusi mitigasi banjir sekaligus langkah pemberdayaan ekonomi melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).Ketua Tim Penelitian Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Dr Eng Yuyun Tajunnisa menjelaskan, fenomena banjir kerap terjadi akibat alih fungsi lahan yang mengurangi kemampuan tanah menyerap air.“Perkerasan dengan permeabilitas rendah yang banyak digunakan di perkotaan tidak mampu mengalirkan air secara efektif, sehingga air hujan tertahan di permukaan,” kata Yuyun.