Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. FOTO: Humas Pemkot SurabayaSEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Satgas ini ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Surabaya nomor 100.3.3.3/195/436.1.2/2025 pada 20 Agustus 2025.Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan pembentukan Satgas MBG merupakan tindak lanjut visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dengan pemenuhan gizi nasional.“Satgas MBG mempunyai tugas melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, sinergitas, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi terhadap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan sekaligus pelaporan Program Makanan Bergizi Gratis di Kota Surabaya,” kata Eri, Selasa (30/9/2025).

Tim SAR gabungan melakukan upaya evakuasi korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. FOTO: Basarnas SurabayaSEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA –Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi ambruknya bangunan lantai tiga milik Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, bertambah menjadi tiga orang.Terdapat dua korban yang dilaporkan meninggal dunia di RSUD dr R.T. Notopuro Sidoarjo. Keduanya ialah Mochammad Mashudul Haq (14 tahun), warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya, dan Muhammad Soleh (22) asal Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Sementara satu korban lainnya meninggal setelah mendapat perawatan di RSI Siti Hajar.Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan mengungkapkan, Muhammad Soleh adalah salah satu korban paling parah dalam peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny.

Tim SAR gabungan mencari korban di reruntuhan banhunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. FOTO: Basarnas SurabayaSEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Bangunan tiga lantai milik Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, yang ambruk pada Senin (29/9/2025) disebut belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).Bupati Sidoarjo, Subandi mengakui, banyak pondok pesantren yang kerap membangun masjid maupun gedung tanpa terlebih dahulu mengurus IMB atau kini disebut Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Padahal menurutnya, izin tersebut penting untuk memastikan standar konstruksi terpenuhi.“Sering kali pondok itu langsung membangun dulu, izinnya baru menyusul. Mestinya sebelum membangun, semua perizinan, termasuk IMB, harus selesai lebih dulu supaya konstruksi sesuai standar,” kata Subandi.

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. FOTO: Basarnas SurabayaSEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Tim SAR gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi korban ambruknya bangunan lantai tiga milik Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, di hari kedua.Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak tujuh santri yang selamat, namun terjebak di bawah reruntuhan bangunan.Meski mengalami luka cukup berat, kondisi mereka dipastikan selamat setelah tim SAR gabungan berhasil melakukan komunikasi serta menyalurkan suplai makanan dan oksigen melalui lobang yang dibuat petugas.